Selasa, 19 Januari 2010

Bisa Percepat Modem Sendiri Looh..!!

Seiring dengan berjalannya zaman, kini bisa mempelajari bagaimana cara menambah kecepatan koneksi internet hanya dengan cara mengubah beberapa setting tertentu yang ada pada Windows. Meskipun sekarang sudah banyak software-software untuk mempercepat koneksi internet pastinya anda tidak akan rugi untuk mengetahui cara mempercepat dengan cara "manual" seperti yang tercantum di bawah ini:

Cara Pertama :

  • Pada Control Panel, klik icon Modem
  • Pada kotak dialog Modem Properties, pilih modem yang akan diubah settingnya dan klik pada tombol Properties
  • Pada tab General, ubah Maximum Speed menjadi 115200
  • Pindah ke tab Connection dan klik tombol Port Setting
  • Pada kotak dialog Advanced Port Setting, beri tanda check pada Use FIFO buffers. Kemudian ubah Receive Buffer menjadi 14 dan Transmit Buffer menjadi 16. Lalu klik OK
  • Klik button Advanced, beri tanda check pada Use Flow Control. Kemudian pilih radio button Hardware. Pada bagian Extra Setting, isi dengan &C1&D2E1Q0V1X4%C0 S7=55 S11=55 S0=0.

Cara Kedua:

  • Pada Control Panel, klik icon System
  • Pindah ke tab Device Manager
  • Pada bagian Ports (COM & LPT), pilih port yang digunakan oleh modem Anda dan klik tombol Properties
  • Pindah ke tab Port Settings
  • Pada bagian Bits per second, isi dengan 921600.

Cara Ketiga:

  • Buka file system.ini yang terletak di C:\Windows
  • Pada bagian [386Enh], tambahkan dengan COM1Buffer=16384. Ubah COM1 dengan port yang digunakan oleh modem

Dengan koneksi yang cepat maka prosesnya pun akan berjalan dengan cepat dan lebih menyenangkan. Selamat mencoba yaaaah…!! ^,^

RABANA DI MASJID

Saudaraku para kaum muslimin dan muslimah yang di insya Allah di muliakan Allah AWT,. Ketahuilah bahwa rebana yang kita pakai di masjid itu bukan Lahwun dan membuat orang lupa dari Allah, justru rebana rebana itu membawa muslimin untuk mau datang dan tertarik hadir ke masjid, duduk berdzikir, melupakan lagu-lagu kafirnya, meninggalkan alat-alat musik setannya, tenggelam dalam dzikrullah dan nama Allah swt, asyik ma'syuk menikmati rebana yang pernah dipakai menyambut Rasulullah saw.

Mereka bertobat, mereka menangis, mereka asyik duduk di masjid, terpanggil ke masjid, betah di masjid, perantaranya adalah rebana itu tadi dan syair-syair Pujian pada Allah dan Rasul Nya. Dan sebagaimana majelis kita telah dikunjungi banyak ulama, kita lihat bagaimana para Guru Mulia serta para Habaib, justru tersenyum gembira dengan alunan shalawat serta puji-pujian untuk Allah lainnya yang di alunkan oleh hadroh yang sangat indah.

Mengenai pengingkaran yang muncul dari beberapa kyai kita adalah karena mereka belum mencapai tahqiq dalam masalah ini, karena tahqiq dalam masalah ini adalah tujuannya, sebab alatnya telah dimainkan dihadapan Rasulullah saw yang bila alat itu merupakan hal yang haram mestilah Rasul saw telah mengharamkannya tanpa membedakan ia membawa manfaat atau tidak, namun Rasul saw tak melarangnya, dan larangan Rasul saw baru muncul pada saat syairnya mulai menyimpang, maka jelaslah bahwa hakikat pelarangannya adalah pada tujuannya.

Demikian saudaraku yang kumuliakan, semoga mendapatkan hikmah dari pelajaran diatas.. ^,^

Saudaraku, rebana yang kita pakai di masjid itu bukan Lahwun dan membuat orang lupa dari Allah, justru rebana rebana itu membawa muslimin untuk mau datang dan tertarik hadir ke masjid, duduk berdzikir, melupakan lagu-lagu kafirnya, meninggalkan alat-alat musik setannya, tenggelam dalam dzikrullah dan nama Allah swt, asyik ma'syuk menikmati rebana yang pernah dipakai menyambut Rasulullah saw.

Mereka bertobat, mereka menangis, mereka asyik duduk di masjid, terpanggil ke masjid, betah di masjid, perantaranya adalah rebana itu tadi dan syair-syair Pujian pada Allah dan Rasul Nya. Dan sebagaimana majelis kita telah dikunjungi banyak ulama, kita lihat bagaimana Guru Mulia Al hafidh Al habib Umar bin hafidh, justru tersenyum gembira dengan hadroh majelis kita, demikian pula AL Allamah Alhabib Zein bin Smeth Pimpinan Ma'had Tahfidhul qur'an Madinah Almunawwarah, demikian pula Al Allamah Al Habib Salim bin Abdullah Asyatiri yang Pimpinan Rubat Tarim juga menjadi Dosen di Universitas AL Ahqaf Yaman, .demikian AL Allamah ALhabib Husein bin Muhamad Alhaddar, Mufti wilayah Baidha, mereka hadir di majelis kita dan gembira, tentunya bila hal ini mungkar niscaya mereka tak tinggal diam, bahkan mereka memuji majelis kita sebagai majelis yang sangat memancarkan cahaya keteduhan melebih banyak majelis-majelis lainnya.

Mengenai pengingkaran yang muncul dari beberapa kyai kita adalah karena mereka belum mencapai tahqiq dalam masalah ini, karena tahqiq dalam masalah ini adalah tujuannya, sebab alatnya telah dimainkan dihadapan Rasulullah saw yang bila alat itu merupakan hal yang haram mestilah Rasul saw telah mengharamkannya tanpa membedakan ia membawa manfaat atau tidak, namun Rasul saw tak melarangnya, dan larangan Rasul saw baru muncul pada saat syairnya mulai menyimpang, maka jelaslah bahwa hakikat pelarangannya adalah pada tujuannya.

Demikian saudaraku yang kumuliakan,

KONFERENSI IBLIS

Setan mengadakan konfensi iblis, syaitan dan jin (kafir). Dalam pembukaan konferensi tsb dikatakan: "Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Mesjid.Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur'an dan mencari kebenaran.

Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan tuhan mereka Allah dan pembawa risalahNya Muhammad. Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh. Oleh sebab itu,biarkanlah mereka pergi ke Masjid; biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka, tetapi CURI WAKTU MEREKA, sehingga mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Inilah yang akan kita lakukan.Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepadaAllah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!" demikian kata iblis.

"Bagaimana kami melakukannya?" tanya para hadirin yaitu syaitan dan jin.Maka Iblispun menjelaskannya:

  • Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka.
  • Ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran mereka.
  • Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA dan BELANJA serta KREDIT, KREDIT dan KREDIT.
  • Bujuk para istri untuk bekerja diluar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 - 12 jam sehari, sehingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong. Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka.
  • Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja.Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan dirumah.
  • Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkendaraan.
  • Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC dirumah sepanjang hari.
  • Bunyikan musik terus menerus disemua restoran maupun toko2 di dunia ini. Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya.
  • Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid.
  • Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari.
  • Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan.
  • Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan.
  • Beri gambaran bahwa wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit mulus. Muat gambar2 itu di majalah dan TV untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka.
  • Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah Mereka sering sakit kepala.
  • Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, Maka mereka akan mulai mencari di luaran. Hal inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga.
  • Terbitkan buku-buku cerita mereka ">untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat.
  • Sibukkan mereka mereka ">sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ke empat-tempat hiburan, fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop.
  • Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK dan SIBUK.
  • Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa.
  • Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah. Dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah).

"Pasti berhasil. Pasti berhasil. Rencana yang bagus!" Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas memwaktu ">buat orang2 muslim menjadi LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT dan SENANG HURA2 hingga mereka hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta. Mereka tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya.

Sekarang pertanyaannya adalah, "Apakah rencana iblis tersebut akan berhasil?"

Jawabannya, "ANDALAH YANG MENENTUKAN!!!"

GADIS MUDA YANG LUAR BIASA


Dikisahkan, ada seorang gadis muda yang bertekad membantu desa asalnya yang miskin dan terbelakang. Dia rajin mengusahakan segala daya upaya untuk bisa menghasilkan uang guna membeli buku dan perlengkapan sekolah anak-anak di sana. Tetapi, sehebat apapun usahanya, terasa masih saja serba kekurangan.

Hingga suatu hari, dia mendapatkan janji bertemu dengan seorang kaya di kota, dengan harapan si tuan kaya mau memberi sumbangan uang. Setelah bertemu, si gadis muda menceritakan keadaan desanya dan sarana pendidikan yang jauh dari memadai serta memohonkan bantuan untuk mereka.

Dengan nada bosan dan tidak bersahabat, tuan kaya berkomentar santai, "Gadis muda. Kamu salah alamat. Di sini bukan badan amal yang memberi sumbangan cuma-cuma. Kalau memang anak-anak desamu tidak bisa sekolah, ya itu nasib mereka. Kenapa aku yang harus membantu?"

Sahabat fillahTampak dia tidak mempercayai sedikitpun ketulusan gadis muda di hadapannya. Dengan pandangan tidak berdaya dan putus asa, si gadis tahu, usahanya telah gagal.

Tetapi sebelum pergi, dia mencoba berusaha yang terakhir, "Tuan, kalau boleh, apakah saya bisa meminjam sekantong bibit unggul biji kacang yang tuan hasilkan selama ini? Anggaplah hari ini tuan telah membantu kami dan saya berjanji tidak akan mengganggu tuan lagi."

Dengan heran dan karena ingin segera mengusir si gadis, tanpa banyak cakap, segera diberinya sekantong bibit kacang tanah yang diminta. Sepulang dari sana, si gadis memulai gerakan menanam biji kacang tanah di atas tanah penduduk miskin, dengan tekad sebanyak satu kantong biji kacang tanah, akan menghasilkan kacang sebanyak yang bisa tumbuh di sana.

Usahanya berhasil. Dan beberapa saat setelah panen, si gadis kembali mendatangi si hartawan, "Tuan, saya datang kemari dengan tujuan untuk mengembalikan sekantong biji kacang tanah yang saya pinjam waktu itu."
Lalu si gadis menceritakan keberhasilan mereka menanam hingga memanen, dari sekantong biji kacang menjadi sebanyak itu. Si tuan kaya terkesan dengan hasil usaha dan ketulusan si gadis muda dan berkenan datang ke desa meninjau.

Dia sangat terkesan dan kemudian malahan menyumbangkan alat-alat pertanian, mengajarkan cara bertani yang baik, dan membeli semua hasil panen yang dihasilkan desa tersebut. Tiba-tiba kehidupan di desa itu berubah total. Mereka mampu menghasilkan uang, hidup lebih sejahtera, dan mampu membangun sekolah untuk pendidikan anak-anaknya. Sungguh perjuangan seorang gadis muda yang membanggakan dan nyata! Tidak ada usaha yang sia-sia! Seluruh penduduk desa selalu bersyukur dan Para pembaca yang luar biasa.

Kehidupan di dunia ini sangat realistis. Saat kita dalam keadaan lemah, mundur, gagal, banyak orang mencemooh kita. Saat kita ingin memulai usaha atau ada ide-ide baru yang mau kita kerjakan, ada saja orang yang tidak mau membantu tetapi meremehkan, menghina dan memandang sebelah mata. Ya, tidak usah marah, dendam ataupun membenci. Lebih baik siapkan segalanya secara maksimal dan perjuangkan sampai berhasil. Setelah ada bukti sukses baru orang akan percaya dan lambat atau cepat akan memberi pengakuan pada kita.

Tapi jangan heran, saat kita sukses ada pula orang yg menunggu kapan kita jatuh. Maka yang paling utama adalah sikap kita. Sewaktu kita gagal dan diremehkan tidak marah. Sewaktu kita sukses, tidak lupa diri. Walaupun sukses tetap rendah hati dan bersahaja. Dan, tetap optimis menciptakan kesuksesan yang lebih besar.